ekorudiyanto

November 21, 2010

Hati-hati Menimang Bayi

Filed under: Umum — Eko Rudiyanto @ 1:42 am

Penyakit karena timangan sering dijumpai pada bayi usia 0 – 4 bulan.. Masalahnya, minim sekali pengetahuan umum mengenai cara mengetahui bahwa bayi kita sakit karena timangan tersebut.

Biasanya, penyakit kecengklak (bahasa sunda) ini diketahui setelah bayi dibawa ke dukun bayi. Gejala awalnya, anak sering demam yang tidak turun-turun, rewel, dan sering menangis.

Penyakit pada bayi akibat timangan biasa dikenal shaken baby syndrome. Dr. Jennian Geddes, pakar dari Royal London Hospital mengungkapkan, timangan sangat halus sekalipun bisa mencederai bayi. Cedera dapat terjadi karena gerakan pada kepala bayi yang dinamis tidak mendapat topangan cukup kuat. Bayi belum memiliki tulang yang kuat untuk menahan gerakan-gerakan mendadak, baik kedepan atau kebelakang. Yang lebih fatal sindrom itu dapat saja mengakibatkan kematian pada bayi, seperti dituturkan Geddes dalam Jurnal Brain.

Geddes sempat melakukan penelitian pada 53 anak yang meninggal karena cedera itu. Ditemukan, 75%-nya meninggal karena berhentinya pernapasan akibat kerusakan pada sambungan craniocerebral yang mempertemukan otak dengan sumsum tulang belakang.

Bayi usia muda memang memiliki tulang leher yang relative lentur dan kepala yang berat, sehingga persambungan antara keduanya sangat rapuh. Hal itu yang harus selalu diingat dalam menggendong bayi.

Sumber : INTISARI Mei 2004

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: